AKUISISI DATA SEISMIK PDF

Why seismic processing? Kalian pasti bertanya-tanya kenapa sih kak perlu processing seismik? Jadi jawabannya itu simpel, kita butuh melakukan pengolahan data seismik ini dimaksudkan untuk mengkoreksi faktor-faktor tersebut untuk memperoleh penampang geologi yang menggambarkan kondisi bawah permukaan yang mendekati kebenaran sehingga kita dapat melihat target yang ingin kita cari. Berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang penting yang berkaitan dengan pengolahan data seismik. Dimana raw data adalah data yang direkam pada saat melakukan akuisisi dilapangan, biasanya raw data ini berupa shot gather. Demultiplexing Data seismik direkam dalam bentuk multiplek.

Author:Kagul Majinn
Country:Gambia
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):24 May 2011
Pages:232
PDF File Size:20.54 Mb
ePub File Size:4.20 Mb
ISBN:820-9-87245-242-4
Downloads:87033
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mazukasa



Satu group geophone ini memberikan satu sinyal atau trace yang merupakan stack atau superposisi dari beberapa geophone yang ada dalam kelompok tersebut. Sususnan geophone didalam kelompok ini tertenu untuk meredam noise. Akan tetapi pada kenyataannya, besarnya sampling rate dalam perekaman sangat bergantung pada kemampuan instrumentasi perekamannya itu sendiri, dan biasanya sudah ditentukan oleh pabrik pembuat instrument tersebut.

Penentuan sampling rate ini akan memberikan batas frekuensi tertinggi yang terekam akibat adanya aliasing. Frekuensi aliasing ini akan terjadi jika frekuensi yang terekam itu lebih besar dari frekuensi nyquistnya. Pemilihan high cut filter dapat kita tentukan atas dasar sampling rate yang kita gunakan. Pemasangan high cut filter ini ditunjukan untuk anti alising filter dan besarnya high cut filter selalu diambil lebih kecil atau sama dengan frekuensi nyquistnya dan selalu lebih besar atau sama dengan frekuensi sinyal tertinggi.

Pemilihan besarnya low cut filter ditunujukan untuk merendam noise yang lebih rendah dari frekuensi yang terdapat pada geophone. Hal ini digunakan jika noise tersebut terlalu besar pengaruhnya terhadap sinyal sehingga sulit untuk dihilangkan walaupun dengan melakukan pemilihan array geophone atau mungkin juga sulit dihilangkan dalam prosesing. Pemasangan filter ini dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain : Target kedalam, kerena akan mempengaruhi frekuensi yang dihasilkan resolusi vertical prosesing.

Dengan kata lain untuk meningkatkan signal to ratio yang besar. Dalam penentuan array geophone, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagi berikut.

Menentukan panjang gelombang ground roll yang dominan dengan cara seperti yang telah dijelaskan diatas. Secara definisi trace labeling berarti suatu proses pendefinisian identitas setiap trace yang berhubungan dengan shot pointnya, posisi permukaanm kumpulan CDP dan offsetnya terhadap shot point. Keempat variable tersebut sangant bergantung pada geometri penembakannya, sehingga variable tersebut harus didefinisikan dalam suatu system koordinat referensi sehingga setiap variable dapat digambarkan pada suatu system koordinat.

Setiap trace yang didefinisikan labelnya ini selanjutnya disimpan kedalam tape prosesing dengan format pengamatan tertentu untuk digunkan pada proses selanjutnya. Informasi-informasi yang diperlukan untuk diperoleh dari stacking chart yang dibut pada saat perekaman data. Bentangan dari geometri lay out dapat dipandang dalam 4 aspek yaitu: Berdasarkan konfigurasi bentangan kabel Posisi relatif penerima terhadap titik tembak Berdasarkan raypath.

Pada bentangan ini SP ditempatkan ditengan antara dua bentagan. Bila tidak sama disebut Asymitrical Split Spread. Dari proses geometri lay out akan diperoleh hasil berupa stacking chart yang sesuai dengan stacking chart yang dibuat saat perekaman data. Disamping itu juga dihasilkan posisi sot point receiver dalam system koordinat serta pengelompokan nomor shot dan receiver sesuai dengan CDP lengkap dengan fold dari masing-masing CDP. Diposting oleh.

EINSTEIN PE RIVAROXABAN PDF

Seismik Refleksi

Gokree Shooting and stack tables for spreads 1 and 2 forward then reverse shooting. If it comes out, re-plant it seismi a better place. Methodology tha t used in this research by analysis crossover 2D seismic acquisition line which made as 3D seismic configuration which consist of inline and xline by dynamic analysis. Geometry and CMP Sorting 7. Also allows continuous shooting if there are any issues with an AWD. Python for Geoscientists Course.

BS240 SIEMENS PDF

Pengolahan Data Seismik Refleksi (Seismic Processing)

Notch Filter Berbagai jenis filter frekuensi 1D. Filter F-K 2D ; filter yang digunakan untuk meredam noise frekuensi tertentu yang sama dengan frekuensi sinyal data namun dengan bilangan gelombang yang berbeda. Dekonvolusi Gelombang seismik yang merambat dari sumber seismik melalui medium akan mengalami konvolusi hingga terekam oleh geophone. Oleh karena itu, medium bumi memiliki sifat filtering terhadap energi gelombang seismik, sehingga mengakibatkan wavelet seismik dari sumber seismik yang semula tajam dan memiliki amplitudo tinggi dalam fungsi waktu menjadi lebih lebar, dengan amplitudo yang berkurang. Dekonvolusi merupakan tahapan untuk melakukan koreksi terhadap efek filter bumi tersebut sehingga diperoleh hasil dimana wavelet yang terekam dapat dikembalikan menjadi tajam dan dengan amplitudo yang tinggi. Model konsep konvolusi.

EPIGRAME PASTOREL PDF

Pengolahan Data Seismik

Migration 3. Format data terdiri dari header dan amplitudo. Header berisi informasi mengenai survei, project dan parameter yang digunakan dan informasi mengenai data itu sendiri Sanny, Dalam perekaman tersebut dilakukan penyimapanan data dalam bentuk multiplexed time sequential dengan hasil perekaman mengandung sample pertama dari trace trace 1, sample 1, dn seterusnya. Sehingga dalam pengolahan data seismik dilakukan demultiplexing dengan mengubah dari time sequential ke trace sequential atau dalam mengatur kembali urutan sampel tersebut berdasarkan kelomok tracenya, dalam format ini juga dari satu trace memiliki satu blok yang dapat diatur ke diskrit dataset data seismik pada pita magnetik dari lapangan ditulis menurut kelompok sampel, bukan menurut kelompok kanal atau trace seperti pada gambar 9 yang telah terdemultiplex Reynolds, Menurut Jusri, proses pencocokan ini dimulai dari file number terdapat di observer report dengan file record yang ada pada data seismik yang direkam dalam 1 shot dalam pita magnetik atau media penyimpanan yang lain. Satu shot direkam dengan satu file number sendiri.

BROMA INFINITA DAVID FOSTER WALLACE PDF

Ciri-ciri jebakan hidrokarbon sebagai target? Permasalahan noise yang khusus? Permasalahan logistik tim? Kemungkinan adanya suatu proses khusus yang diperlukan? Dari permasalahan tersebut, jawabannya akan menentukan nilai dari parameter-parameter yang akan digunakan.

Related Articles